Jumat, 22 Mei 2009

TRIK BELAJAR EFEKTIF

Ujian semester sudah berada di ambang pintu. Sudah berapa persenkah kita siap untuk menghadapinya? Tentunya bukan cara working harder dalam mencapai hasil ujian, melainkan studying smarter untuk mencapai hasil yang optimal. Apalagi dalam zaman information overload seperti sekarang, di mana jumlah pengetahuan yang dapat dipelajari sudah melebihi kapasitas manusia untuk menyerapnya. Artinya dengan keterbatasan waktu, tenaga, ingatan dan kemampuan lainnya, kita perlu memberi prioritas pada strategi pembelajaran yang dapat memberi kita hasil yang maksimal dalam waktu yang terbatas.

Setiap orang memang unik, termasuk dalam cara dan strategi pembelajarannya. Semakin kita memahami keunikan, kekuatan dan kelemahan kita, semakin kita dapat belajar secara efektif. Hal senada juga diungkapkan oleh Pak Syamsulhuda, salah satu dosen bagian PKIP FKM Undip yang menyatakan bahwa setiap individu memiliki cara belajar efektif yang berbeda dan tidak bisa disamakan dengan orang lain. Berikut ini ada beberapa trik supaya belajar kita menjadi lebih efektif.

1. Pelajari dasar-dasar peningkatan kemampuan ingatan.

Ada teknik-teknik tertentu yang dapat membantu kita untuk meningkatkan kemampuan mengingat, yang tentu saja akan bergantung pada daya ingat dan cara belajar seseorang. Beberapa hal yang bisa kita pelajari misalnya tehnik mind map, mnemonik dll. “Kalau saya sih, sering menyicil bahan kuliah lalu mengulang kembali bahan ujian pada SKS (Sistem Kebut Semalam) agar mudah ingat. Persiapan awal ini lebih efektif daripada mulai membaca seluruh materi bahan ketika SKS,” ungkap Wikan, mahasiswa FKM angkatan 2008 yang berorientasi pada prestasi akademiknya.

2. Belajar dengan cara yang berbeda.

Jelas setiap orang memiliki cara belajar yang berbeda. Namun jika kita mau mempelajari cara belajar yang lain (visual, audio, kinestetik) ataupun metode pembelajaran yang lain, otak akan dapat menaruh informasi tersebut di beberapa tempat yang berbeda, yang akan memudahkan pemanggilan informasi tersebut. “Cara belajar saya cenderung audio karena sering menghapalkan dengan berbicara dan berinteraksi dengan orang lain. Selain itu, saya tidak bisa terlepas dengan kesibukan saya dalam bidang seni, terutama musik,” kata Redi, mahasiswa FKM yang aktif dalam PSM dan Studio 8.

3. Belajar itu memahami bukan sekedar menghapal.

Fungsi utama mengapa kita harus belajar adalah memahami hal-hal baru. Kita boleh menghapal 100% semua detail bahan kuliah, tapi yang lebih penting adalah apakah kita sudah memahami semua materi yang diterima. Buatlah kata-kata kunci dari setiap hapalan, supaya mudah diingat pada saat otak kita memanggilnya. “Jangan lupa menanyakan materi yang belum jelas kepada dosen atau teman kita yang lebih paham sehingga pemahaman kita lebih luas,” terang Bu Retno, salah satu dosen Epidemiologi, tentang strategi pemahaman materi kuliah.

4. Pilih suasana belajar yang nyaman

Waktu belajar yang paling nyaman adalah pada saat otak dan badan kita masih segar. Waktu pagi hari adalah saat yang tepat untuk berkonsentrasi penuh. Pak Syamsul sebagai dosen yang mensurvey pola belajar mahasiswa mengatakan, “Setiap individu mempunyai kebiasaan waktu belajar yang berbeda. Ada yang suka belajar di malam hari dalam suasana yang sepi atau pagi harinya. Menurut saya waktu fajar adalah waktu yang paling fresh untuk belajar karena individu masih memiliki energi berlebih dalam menyerap bahan ujian. Pemilihan tempat belajarpun bervariasi tergantung dari kenyamanan masing-masing individu.”. Sedangkan menurut Redi, salah satu mahasiswa FKM berpendapat bahwa tempat belajar yang ideal adalah tempat belajar yang sepi alias tidak berisik sehingga otak bisa berkosentrasi penuh.

5. Sediakan waktu untuk jeda istirahat.

Belajar boleh giat, tapi jangan terlalu over. “Istirahat sangat penting bagi tubuh untuk saving energy and charging energy kita supaya lebih fresh,” ungkap Pak Syamsul mengenai manfaat istirahat dalam belajar.

6. Gunakan ujian untuk meningkatkan pembelajaran

Ujian menolong kita untuk dapat mengingat informasi yang diujikan dalam jangka waktu yang lebih lama. Tujuan dari ulangan dan ujian adalah mengukur sejauh mana kemampuan kita dalam memahami materi kuliah. “Yakinlah dan motivasilah diri anda dengan kata ‘aku bisa’ sehingga secara otomatis rasa percaya diri itu akan muncul,” saran pak Syamsul mengenai persiapan mental saat ujian.

Terakhir, jangan mudah stress, usahakan belajar efektif di setiap kesempatan, dan berdoalah untuk mencapai hasil yang optimal. Masih banyak trik belajar efektif lain yang bisa diterapkan. Just do your best and good luck! (Bluepen-ania)

Reactions:

2 komentar:

  1. klo q lebih suka blajar pas bangun tidur langsung pegang buku materi tanpa pegang apapun.

    tp tu khusus buat SKS ( sistem kebut sePAGI)

    hakhakhakhaaaa

    AZER

    BalasHapus
  2. yaa..bolehlah...tipe belajar orang kn beda-beda...trgntung minat&kesukaannya...^^

    BalasHapus

Thanks for reading
^________^

free update blog's An by email


"Menulis dari Hati" Pesan inspiratif dari Bang Fuadi, Bunda Helvy Tiana Rosa dan Kang Abik